masih sama seperti malam kemarin. ditemani sebungkus rokok dan segelas kopi yang mulai mendingin membuat imaji ku melayang lagi. entah sampai kapan ku nantikan pertemuan kita lagi. saat kau masih menatapku dengan manis dan kau memelihara tatapan itu hingga aku merasa mulai mencair di hadapan nya.
kamu masih sama,sedikit berubah di pelipis matamu terlihat ada sedikit beban yang kau pikul,entah apa. menerka-nerka sudah menjadi kebiasaanku 'mungkin kau tak sadari dan tak akan pernah sadari arti tatapan ini,aku membisu dan hening'.
mungin aku sedikit berbeda. lebih memilih asyik dengan dunia ku sendiri dan mencoba mencari kau lagi. tak jarang kadang kau hilang dan aku pun mulai panik. 'yang hilang diciptakan untuk kembali,namun diwaktu yang tepat'. dan aku tertunduk lagi dengan sedikit tersenyum aku menemukanmu lagi.
ini bukan hanya sekedar cerita tentang pelangi yang menunggu hujan reda. bukan sekedar cerita getir percintan remaja yang berujung kekecewaan. ini tentang prinsip dan keyakinan serta arti kata rela untuk melakukan yang terbaik dan ingin menjadi yang terbaik,karena yang terbaik pasti akan diprioritaskan dan aku selalu ingin di prioritaskan, sedikit egois namun inilah realita kehidupan tak perlu mengilah ini memang akan terjadi.
pagi ini tak seperti biasanya,ada yang membuatku merasa enggan untuk bangun dari nyamanku. di balut selimut tebal dan aku mulai memainkan telefon genggam ku. ada beberapa pesan yang masuk namun ada satu pesan yang begitu mengalihkan fokusku, pesan nya berisikan tulisan biasa namun entah mengapa terasa sangat spesial aku membacanya. 'oh tuhan,bila ini jalan untuk bertemu dan bersama di kesempatan yang kedua kali aku harap kau memberikan jalannya'.
sedikit doa di pagi itu dan aku pun mulai menggerakan tubuhku yang mulai sedikit gempal kata bunda. ya,akhir-akhir ini aku malas untuk berolah raga bahkan untuk sekedar lari ringan di minggu pagi pun sudah cukup lama aku tinggalkan dan kini aku lebih asyik dengan aktivitas malam hari dengan teman-teman kuliahku yang lebih banyak menghabiskan waktu berkumpul di warung kopi biasa kita berkumpul.
menganalogikan perasaan ini salah satu alasan mengapa aku lupa dengan pola hidup sehat,kamar yang terbiasa berantakan,penampilan yang semakin tak karuan. aku tau jelas ini salah,namun benar dengan perkataan seseorang bahwa perasaan dapat mengalahkan akal dan logika hingga dengan mudah kita akan hanyut di dalamnya.
pagi ini tak seperti biasanya,ada yang membuatku merasa enggan untuk bangun dari nyamanku. di balut selimut tebal dan aku mulai memainkan telefon genggam ku. ada beberapa pesan yang masuk namun ada satu pesan yang begitu mengalihkan fokusku, pesan nya berisikan tulisan biasa namun entah mengapa terasa sangat spesial aku membacanya. 'oh tuhan,bila ini jalan untuk bertemu dan bersama di kesempatan yang kedua kali aku harap kau memberikan jalannya'.
sedikit doa di pagi itu dan aku pun mulai menggerakan tubuhku yang mulai sedikit gempal kata bunda. ya,akhir-akhir ini aku malas untuk berolah raga bahkan untuk sekedar lari ringan di minggu pagi pun sudah cukup lama aku tinggalkan dan kini aku lebih asyik dengan aktivitas malam hari dengan teman-teman kuliahku yang lebih banyak menghabiskan waktu berkumpul di warung kopi biasa kita berkumpul.
menganalogikan perasaan ini salah satu alasan mengapa aku lupa dengan pola hidup sehat,kamar yang terbiasa berantakan,penampilan yang semakin tak karuan. aku tau jelas ini salah,namun benar dengan perkataan seseorang bahwa perasaan dapat mengalahkan akal dan logika hingga dengan mudah kita akan hanyut di dalamnya.